Sidoarjo, Kabar Wong Bodho (KWB) — Rabu (03/09/2025). Ribuan jamaah memadati Pondok Pesantren Bahauddin Al-Isma’iliyah di Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara tahunan ini terasa begitu khidmat, melanjutkan tradisi yang diwariskan oleh pendiri pondok, almarhum KH Hamza Ismail. Di bawah kepemimpinan pengasuh saat ini, KH Ahmad Jazuli Sholeh, pondok pesantren ini terus menjadi penjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Perayaan dimulai dengan lantunan Maulid Ad-Diba’i yang merdu, dibawakan oleh Jama’ah Ikromul Muhibbin dari Brebek. Suasana spiritual kian terasa ketika dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam oleh Jama’ah ISHARI dari Bohar, yang disambut bersemangat oleh para hadirin. Lebih dari seribu permintaan, tergolong santri, tokoh masyarakat, dan warga sekitar, larut dalam kekhusyukan acara sampai larut malam.
Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Jazuli Sholeh mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi lebih dari sekadar seremonial. “Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menumbuhkan cinta kepada Rasulullah dan mengamalkan sunnah ia dalam kehidupan positif,” ujarnya. Beliau menekankan pentingnya meneladani budbahasa Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut ialah inti dari pemikiran Islam.
Keberlangsungan acara ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarjamaah, namun juga memastikan tugas vital Pondok Pesantren Bahauddin Al-Isma’iliyah sebagai pusat pendidikan dan pelestarian tradisi Islam. Acara ini menjadi bukti bahwa semangat keagamaan tetap hidup dan kuat di tengah masyarakat Sidoarjo, memperlihatkan bahwa warisan para pendahulu terus dijaga dengan sarat tanggung jawab oleh generasi penerus.
(Red/Hadi)
Editor: Adytia Damar












