Kabar Wong Bodho (KWB) – Lamongan, Perhelatan akbar dan spektakuler digelar oleh Pemda Kab. Lamongan sebagai puncak program HUT RI ke 80 dengan tajuk Lamongan Night Carnival. Acara yang berjalan semarak ini memperlihatkan berbagai kreasi seni, budaya, dan fasyen tradisional sekaligus penawaran spesial banyak sekali macam produk pelaku perjuangan dan organisasi. Sebanyak 108 penerima dari SMA/Sekolah Menengah kejuruan, OPD, Kecamatan, sampai masyarakat umum menampilkan kreasi terbaik mereka di sepanjang rute dari depan kantor pemda hingga Jalan Sumargo dan rampung di Kawasan Alun – alun Gajah Mada.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi memberangkatkan ratusan penerima dari daerah Monumen Water Toren dan disaksikan oleh ribuan warga yang berkumpul disepanjang rute arak-arakan. Yuhronur Efendi berharap Lamongan Night Carnival ini bukan sekedar kirab kreasi seni budaya dan hiburan saja namun selaku ajang penawaran spesial produk pelaku usaha dan juga pariwisata setempat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui karnaval ini, kita perlihatkan bahwa Lamongan tidak cuma punya kuliner Soto dan Wisata Bahari Lamongan. Ada seni, budaya, dan kreativitas yang mampu menjadi pesona pelancong,” ujar Yuhronur.
Bukan cuma kirab seni budaya, Lamongan Night Carnival juga mengadakan ekspo produk UMKM dan juga pagelaran seni tradisional, diantaranya pementasan gamelan, pewayangan dan ludruk di daerah alun – alun Gajah Mada. Berbagai macam produk kuliner, kriya dan fesyen setempat turut dipamerkan.
“Kami senang bisa berjualan di sini. Ramai sekali, banyak hadirin yang membeli. Acara mirip ini membantu UMKM semakin diketahui ,” ungkap Nurul Hidayati, pelaku perjuangan masakan asal Lamongan Kota.
Lamongan Night Carnival (LNC) ini sendiri sejalan dengan acara yang digagas oleh Pemkab Lamongan, Ramasinta (Pariwisata Ramah dan Terintegrasi). Program ini menghubungkan potensi wisata masakan, alam, budaya, hingga ekonomi inovatif menjadi paket wisata terpadu.
“Melalui Ramasinta, kita ingin semua potensi Lamongan bisa terhubung dalam satu ekosistem pariwisata. Karnaval ini acuan aktual bagaimana budaya dapat mendorong ekonomi kreatif,” tegas Pak Yes.
Dengan gelaran Lamongan Night Carnival ini selain menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat dan menjadi momen tahunan memperingati Hari Kemerdekaan RI, namun juga sebagai ajang kreatifitas warga sekaligus ajang penawaran khusus produk UMKM dan pariwisata setempat untuk menumbuhkan ekonomi daerah.
Penulis: Sutopo – Editor: Bwrd











