Siswa SMP Tersengat Listrik di Masjid Nurul Islam Tanggulangin” data-original-height=”960″ data-original-width=”1280″ height=”240″ src=”https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjsKCeIU9zYNMlqNrV4PWCjrjNdZbZtD0i_FWmbrl5NKWlnLYtlw2W0OLCLeeDF_BpOOckTEPeY6a3N_cSrNzE8b1ZCmcddY9AUUGzGAzKFCVzah5NEc946vTE-soY5G9QoI4e5Bp5uYJ2m1oiQyVkNnkiTK_XaG9jwhlVeRndhSbCTUCypyCT98soqBv0″ width=”320″ />
Bencana Di Malam Maulid
Peristiwa ini sontak mengakibatkan keprihatinan dan kritik dari warga. Mereka menyayangkan kurangnya pengawasan dan kelalaian dalam memutuskan keselamatan akomodasi. Kejadian ini dianggap sebagai pelajaran berguna, utamanya dalam mengurus acara besar yang melibatkan banyak orang, tergolong belum dewasa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak panitia atau pengelola Masjid Nurul Islam terkait kejadian yang mencoreng khidmatnya acara perayaan Maulid Nabi ini. Insiden ini menjadikan pertanyaan wacana patokan keselamatan fasilitas publik, terutama di tempat ibadah.
(Red/Imam B)
Editor: Adytia Damar











